Kepingan cerita dan pengalaman dari kota Samarinda

Minggu, 26 Februari 2023

Google Doodles Hari ini: Mengenang Didi Kempot, Sang Maestro Campursari

gambar logo google memperingati didi kempot

Gado-gado Samarinda_Apakah kalian tahu tentang Google Doodles?Itu lho... sebuah gambar yang merupakan pengganti logo atau ikon Google yang biasa nya terpampang di halaman beranda bagian atas mesin pencari Google.

Seperti biasa, aktifitas online ku hari ini aku lakukan di rumahnya Mbah Google, satu-satunya tempat yang beberapa tahun terakhir ini sering aku kunjungi untuk menyusuri indahnya dunia maya, bertemu dan ngobrol dengan teman-teman atau keluarga, menulis, membaca, nonton, membuat konten, dan sebagainya.

Ketika aku mulai menghidupkan laptop dan mulai masuk ke halaman rumah Mbah Google, rasanya agak sedikit surprise karena ada sesuatu yang nampak berbeda di depan beranda halaman rumah Mbah Google kemarin, dimana disana terpampang sebuah logo google yang berbeda dan nampak lebih menarik dari biasanya.

Karena penasaran, akhirnya aku arahkan kursor mouse ku ke gambar doodle tersebut, dan seperti terlihat di gambar tangkapan layar di bawah ini, disitu muncul sebuah teks yang berbunyi mengenang Didi Kempot


Tangkapan layar beranda google yang menampilkan gambar doodle mengenang didi kempot


Tentu sebagai seorang pecinta seni, khususnya seni doodle dan seni musik, bagiku ini istimewa sekali, karena saking legend nya seorang Didi Kempot, sampai Mbah Google sendiri pun, mengabadikan beliau dalam arsip Google Doodles.

Ada dua hal yang ingin aku sampaikan dan ingin aku garis bawahi disini, pertama, ternyata Google bukan hanya sekedar mesin pencari, tetapi mereka dapat melakukan lebih dari sekadar menampilkan daftar hasil pencarian yang biasa. 

Melalui Google Doodles, mereka ingin menciptakan suatu cara yang menarik untuk memperingati peristiwa-peristiwa penting dan mempromosikan kesadaran tentang topik-topik tertentu kepada masyarakat luas.

Salah satu contohnya ya seperti yang aku sampaikan di atas, bagaimana Google memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para seniman, termasuk kepada Almarhum Didi Kempot, yang tidak hanya dikenal di Indonesia saja, tapi juga di sebagian besar belahan dunia.

Mengingatkan kembali kepada dunia dan masyarakat luas tentang sosok sang maestro Campursari yang legendaris itu.

Yang kedua, tentu aku ingin menggaris bawahi tentang sosok Didi Kempot itu sendiri.Seperti kita ketahui, sosok laki-laki berambut gondrong kelahiran Surakarta, yang memiliki nama asli Didik Prasetyo atau lebih dikenal dengan sebutan Didi Kempot ini, telah mengharumkan nama Indonesia melalui karyanya di blantika musik Indonesia, dengan genre musik campursari.

Beliau telah menulis lebih dari 700 lagu sepanjang karirnya semasa beliau masih ada di dunia ini, dan pada hari ini di tahun 2020, ia menerima Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award, yakni sebuah penghargaan yang diberikan oleh majalah Billboard Indonesia kepada individu atau grup musik yang telah memberikan kontribusi dan pengaruh yang besardi blantika musik Indonesia selama bertahun-tahun. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas pencapaian seumur hidup mereka dalam bidang musik.

Itulah sebabnya Google pada hari ini, Minggu, 26 Februari 2023, secara khusus melalui Google Doodles telah memberikan apresiasi kepada Almarhum Didi Kempot yang berhasil mengukir sejarah di blantika musik Indonesia dan di beberapa belahan dunia, seperti di Belanda dan Suriname, dua negara dengan jumlah penduduk Jawa cukup besar, sehingga menjadi pembuka jalan bagi musik campursari untuk menembus pasar dunia.

Beberapa penerima penghargaan sebelumnya termasuk Iwan Fals, Chrisye, Titiek Puspa, Almarhum Didi Kempot sendiri dan masih banyak lagi.

Karena lagu-lagunya yang menyentuh hati kaum bucin atau sobat ambyar yang patah hati, beliau akhirnya mendapat gelar "Godfather of Broken Hearts", tak hanya itu beliau juga sering disapa "Lord Didi" oleh penggemarnya yang menyebut diri mereka sebagai sad boy dan sad girl.

Kini Beliau telah wafat, tepatnya pada 5 Mei 2020 lalu, akibat serangan jantung, namun karya-karyanya masih tak lekang oleh waktu, dan tetap dikenang oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Dan seperti yang kita lihat sendiri hari ini, Google telah mengapresiasi dan mengabadikan nama beliau sebagai salah satu ikon atau logo Google melalui situs Google Doodles, karena karya-karyanya yang telah mendunia.

Selamat jalan "Lord Didi"..., yen ing tawang ono lintang, naliko lingsir wengi senajan cidro lan tatu ati ikitak titipke layang kangen ku kanggo sliramu, Gusti Ora Sare kang ngerti yen aku tansah eleng kowe. 







Share:

Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Hello...Saya Yohana Gunarti, seorang ibu yang suka ngopi sambil nulis, dari kecil menderita insomnia akut, jarang tidur tapi punya banyak mimpi, melalui blog ini ingin berbagi pengalaman sambil nyari cuan lewat tulisan.
gadogadosamarinda2024. Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive